“cerita negara kita”

Just another WordPress.com weblog

Kopassus

Posted by suryasajalah pada Maret 13, 2009

Terlepas dari Pro dan Kontranya keberadaan Kopassus baik pada Orde Baru dan sekarang Orde Reformasi, yang jelas Semangat, Mental, Cara Bersikap Pasukan ini perlu kita cermati, hanya sebatas itu.

Dibawah ini saya mencoba untuk sedikit menyampaikan beberapa hal mengenai tentara kebanggaan TNI AD / TNI yang bernama Kopassus. Saya berusaha menjauhi informasi formal yang sudah sering kita baca di koran-koran, apa yang ada ini lebih berupa “inside Kopassus”. Kopassus adalah pasukan utama Negara dalam menghadapi musuh dari luar.

Motto : BERANI — BENAR — BERHASIL

 

Kilasan Sejarah

Kopassus dibentuk oleh Kolonel AE Kawilarang yang waktu menjabat sebagai Panglima TT III / Tentara Teritorium Siliwangi. Ia memanggil seorang bekas tentara KNIL yang memilih menjadi WNI, ketika terjadi perang DI /TII, namanya Mayor Mohammad Idjon Jambi (orang Belanda, Nama aslinya RB Visser).

Kopassus diresmikan oleh AH Nasution pada waktu itu dan hanya 6 bulan berada dibawah TT III Siliwangi sebelum akhirnya dimabil alih oleh AD.

Baretnya pun berwarna merah, karena memang mengambil alih konsep pasukan belanda “red barets”.

Mengenai warna baret ini perlu kita ketahui bersama bahwa seluruh pasukan khusus di dunia menggunakan warna hijau, sedangkan pasukan “airborne /lintas udara” nya berwarna merah. Tapi di Indonesia terbalik, justru pasukan khususnya yang menggunakan baret warna merah.

 

Struktur Organisasi

Saat ini Kopassus terdiri dari 5 Group (istilah group hanya dipakai oleh Special Forces dibeberapa negara didunia, sedangkan tentara pada umumnya menggunakan istilah Batalyon, Detasemen, Brigade dan Divisi). Setiap Group dipimpin oleh seorang Pamen berpangkat Kolonel. Dari prajurit sampai dengan Kolonel adalah tentara yang profesional dan terlatih terus baik secara fisik maupun mental. Jadi jangan dibayangkan bahwa semakin tinggi pangkat atau tua usia seorang prajurit Kopassus itu akan jadi lamban seperti tentara pada umumnya. Sangat sulit menemukan anggota TNI yang pensiun di Kopassus, karena begitu fisiknya tidak memadai, Ia akan langsung mutasi ke Satuan lainnya.

Group ini baru dimekarkan oleh Letjen Prabowo beberapa tahun lalu, sehubungan dengan AGHT (Ancaman, Gangguan, Hamabatan dan tantangan) yang ada didepan kita di masa mendatang.

Diperkirakan tidak akan ada perang dalam skala besar tapi justru skala kecil intensitas tinggi (terorisme, penculikan dll) Sebagai mana layaknya Pasukan Khusus didunia, maka Kopassus dibentuk untuk menghadapi Perang dalam skala kecil tapi berintensitas tinggi, seperti terorisme. Group 3 berlokasi di Batujajar, Jabar (dekat Cimahi) dan merupakan Pusdikpassus (pusat Pendidikan Kopassus). Tempat latihannya berada disekitar Bandung sampai dengan Cilacap.

 

Group 1 – 3 bekualifikasi PARA KOMANDO (semua anggotanya harus mengikuti latihan terjun payung dasar / tempur ).

 

Group 4 disebut Sandi Yudha dan berlokasi di Cijantung Jakarta, merupakan orang pilihan dari 3 group pertama yang dilatih kembali menjadi berkwalifikasi Intelejen Tempur, dengan tugas menghancurkan lawan digaris belakang pertahanan lawan (penyusupan). Mereka adalah tentara profesional yang dalam pergerakannya dalam bentuk Unit (istilah dalam Special Forces, dalam tentara biasa disebut Regu, Peleton atau Kompi) berjumlah sekitar 5 orang.

 

Dalam masa damai seperti saat ini, mereka mendapat tugas IntelejenTeritorial, misalnya mengetahui karakteristik demografi suatu daerah, pendukung dana yang bisa dimanfaatkan, tokoh-tokoh masyarakat, preman-preman dll.

(Sebagai informasi saja, bahwa sejak bulan Juni 1997, Kopassus mengirimkan team kecilnya keseluruh kota-kota besar di Indonesia dengan tugas RAHASIA, karena ABRI yang lainpun tidak mengetahui dengan pasti apa tugas mereka. Di beberapa lokasi / Kodam, tentara lokalnya bahkan tersinggung karena seolah-olah dianggap tidak mampu me manage daerahnya. Mereka ditarik kembali ke Jakarta pada bulan Januari 1998)

Kehebatan lain Group ini adalah pola perilaku dan penampilannya yang sama sekali tidak mirip tentara. Misalnya cara bicara tidak patah-patah, rambut panjang, tidak pernah menghormat atasan atau yang pangkatnya lebih tinggi bila bertemu di luar Ksatrian mereka. Jadi sangat jauh dengan Serse Polisi atau Intel Kodim dll. yang kadangkala justru menunjukkan kalau dirinya Intel Mereka tidak ngantor setiap hari dan sangat jarang pakai seragam, hanya pada saat tertentu saja mereka kembali ke kantor (misalnya 2 minggu sekali untuk laporan atau mendapat tugas baru). Jadi pada prinsipnya mereka sangat aktif berkecimpung dalam kehidupan masyarakat biasa misalnya di RT / RW, Perkumpulan Terjun Payung, Jeep Club dll. (terutama bagi mereka yang tidak tinggal di Ksatrian).

Group ini sangat profesional dalam penyamarannya dan juga sudah mendapatkan pendidikan Perang Kota dari Green Berets US Army. Di Timor Timur, Aceh dan Irian (3 hot spot di Indonesia yang sering digunakan sebagai ajang latihan juga) mereka menyusup sampai ke kampung -kampung dan membentuk basis perlawanan terhadap GPK dari masyarakat lokal sendiri. Oleh karenanya kemampuan menggalang massa nya sangat terlatih.

 

Group 5 (atau yang dikenal sebagai Den 81, karena keberhasilannya dalam peristiwa pembajakan pesawat di Don Muang, Muangthai tahun 1981) adalah orang pilihan dari Group 4 dan merupakan yang terbaik yang dimiliki Kopassus.

Mereka memiliki Ksatrian tersendiri di Cijantung dan terisolir. Klasifikasinya adalah ANTI TERORIS dan akan selalu mengikuti perjalanan kenegaraan Presiden. Pengetahuan orang bahkan TNI sendiri tentang Group ini sangat minim, karena mereka sangat terisolir dan rahasia. Sebuah sumber mengatakan bahwa mereka mengikuti pola GSG 9 Jerman (Pasukan elite polisi Jerman, yang berhasil dalam pembebasan sandera di Kedutaan besar Jerman di Iran). Mengingat Prabowo adalah satu-satunya Perwira Indonesia yang pernah lulus dalam pendidikan anti teroris di GSG 9.

 

Namun demikian saat ini mereka sudah mulai mencampurkan pola latihannya sehubungan dengan banyaknya perwira yang dilatih oleh Green Berets US Army (misalnya Mayjen Sjafrie Sjamsuddin). Peralatan yang mereka miliki sangat canggih dan tidak ada bedanya dengan Satuan elite tentara lainnya di dunia. LATIHAN Jadi pendidikan awal seorang Kopassus adalah mengambil kualifikasi KOMANDO yang harus dijalani sekitar 6 bulan.

Materi latihan meliputi Perang Hutan, Buru Senyap, Survival (dilakukan di daerah Situ Lembang dilanjutkan dengan long march ke Cilacap untuk latihan rawa laut, survival laut, pendaratan pantai dll. Selain itu juga mereka harus mengambil pendidikan PARA DASAR Tempur dengan materi yang meliputi terjun malam, terjun tempur bersenjata dan diterjunkan di hutan (membawa senjata, ransel, payung utama dan payung cadangan).

Dalam semua latihannya mereka akan menggunakan peluru tajam, oleh karenanya tidaklah heran bila hampir dalam setiap latihan selalu ada siswa yang meninggal dunia karena berbagai sebab (kelelahan, kecelakaan dll).

Standard yang dipakai di Kopassus sangat amat ketat, bagi yang fisiknya kurang mampu atau mentalnya lemah, jangan harap bisa bertahan didalam latihan ini, atau di Satuan ini. Kesalahan sekecil appaun tidak akan ditolerir, karena memang tugas mereka sangat berbahaya. Setiap anggota Kopassus harus memiliki keahlian khusus seperti menjadi penerjun payung handal (Combat Free Fall), penyelam, penembak mahir (snipper), Daki Serbu, Komputer / perang elektrokika,perang psikologi, menguasai sedikitnya 2 bahasa daerah bagi para tamtama dan bintara dan bahasa asing untuk para perwiranya.

Mereka diseleksi secara ketat, baik oleh Team Kes AD (Kesehatan), PSI AD (Dinas Psikologi AD ) dan Team Jas AD (Jasmani / Kesemaptaan). Proses seleksi ini pada dasarnya berjalan terus menerus sampai dengan selesainya latihan, seorang Pasis (Perwira Siswa) yang melakukan kesalahan pada hari terakhir latihan, akan langsung dipecat, artinya tidak ada kompromi. Oleh karenanyalah, LOYALITAS terhadap perintah atasan sangat penting dalam organisasi ini.

PERLENGKAPAN Kopassus meruapakan tentara pilihan dan mereka tidak mentolerir kesalahan dalam operasi sekecil apapun (Safety First), oleh karenanya perlengkapan yang mereka pakai sangat jauh berbeda dengan Tentara lainnya. Perlengakapan mereka sangat canggih dan modern, misalnya saja untuk peta Kompas, sudah tidak menggunakan lagi Kompas Prisma, tapi GPS (Global Positioning System) yang langsung berhubungan dengan Satelit, dengan hanya menekan satu tombol digital, mereka akan mengetahui dengan tepat posisinya , jarak yang akan ditempuh bila akan menuju ke koordinat tertentu.

Group antiterornya menggunakan senapan H&K MP5 , yang merupakan standar pasukan khusus terbaik didunia seperti Green Berets, Delta Force, Navy Seal, GSG 9 Jerman, SAS dll. Pistol yang dipakai Beretta 9 mm., selain itu juga berbagai macam kaliber lainnya seperti kal.22 (pistol kecil). Apabila peralatan yang mereka pakai sudah saatnya diganti (menurut manual) maka akan segera diganti. Hal ini sangat jauh berbeda dengan tentara lainnya yang cenderung konvensional dan melakukan tambal sulam terhadap peralatannya.

Mereka punya peralatan terjun payung tercanggih untuk melalukan HALO dan HAHO (High Altitude Low Opening) dan (High Altitude High Opening) yang memakai masker oksigen dll. Penerjunan ini dilakukan setinggi mungkin, sekitar 10.000 feet dan kemudian dia akan melayang dan membuka payungnya serendah mungkin guna menghindari radar lawan (agar tetap tampak seperti burung yang melayang diudara diradar lawan).

Peralatan pendaratan pantai (memiliki LCR / Landing Craft Rubber / Perahu karet dengan mesin tanpa bunyi, yang digunakan untuk operasi penyusupan dimalam hari), menyelam (dilatih seperti UDT US Navy, Underwater Demolition Team), team Daki Serbu ( yang baru saja menaklukkan Himalaya dan dikenal diluar sebagai PPGAD / Persatuan Pendaki Gunung TNI AD).

Kehebatan Kopassus adalah mereka tidak segan-segan untuk meminta bantuan pihak lain yang dianggap ekspert dibidangnya seperti PADI untuk menyelam, AVES untuk terjun payung, Wanadri untuk naik gunung dll. Yang dalam perjalannanya kemudian akan mereka modifikasi sendiri untuk keperluan tempur dan malahan menjadi lebih hebat.

Sebagai sebuah Satuan mereka memiliki Dinas Hub (Perhubungan) sendiri yang sangat canggih dan memiliki sistem perhubungan portable yang mandiri dan Satelite mobile phonet, Kes (Kesehatan) sendiri, Pal (Peralatan) sendiri dengan persenjataan yang canggih, Bek (Perbekalan) sendiri, Ang (Angkutan) sendiri, dengan mobil-mobil Hummer, m obil dipantai dll. Bahkan mereka merencanakan untuk membeli helikopter sendiri dari Rusia (namun gagal karena Krismon). Jadi pada prinsipnya mereka sangat mandiri, termasuk memiliki sejumlah panser.

 

Kesimpulan & Keunggulan

1. 1 orang Kopassus dapat disetarakan dengan minimal 3 orang tentara biasa, karena ybs dilatih dengan berbagai ketrampilan (komunikasi radio, menembak, P3K dll). Di tentara biasa hal ini tidak dijumpai. Terutama untuk Den 81, kemampuan 1 prajurit Kopassus Den 81 sama dengan 6 orang tentara biasa.

2. Kedisiplinan dan loyalitas yang tinggi terhadap tugas

3. Biaya pelatihan bagi seorang Kopasssus sangatlah mahal

4. Peralatan yang canggih dan tepat guna

5. Secara umum kesejahteraan anggota Kopassus lebih baik dibandingkan tentara pada umumnya, terutama ketika dibawah Prabowo, karena ia sangat memperhatikan hal ini. (misalnya bila ada lelangan mobil di Bimantara dll. maka mobil bekas tersebut akan segera di beli oleh Kopassus untuk dijual murah kepada anggotanya / perwira)

6. Sangat jarang bagi mereka tinggal dirumah, selalu latihan dan operasi

 7. Mereka adalah tentara profesional yang tidak pernah ragu untuk mengambil keputusan dalam membela negaranya dari bahaya

 8. Sangat amat jarang ditemukan anggota Kopassus yang bekerja menjadi SATPAM di industri-industri, sebagaimana sering ditemui terjadi pada tentara lainnya. Karena relatif taraf ekonomi mereka lebih terjamin sehubungan dengan adanya YAYASAN KOBAME (Korps Baret Merah)

 9. Cara-cara mereka beroperasi sangat profesional (dalam pengertian tentara misalnya tehnik membunuh, kontra intelejen, agitasi, propaganda, perang psikologi, penggalangan massa, menguasai berbagai macam type senjata). Saya tidak mengartikannya dalam konteks HAM dan hukum positif.

 

Info Tambahan:

 Sebenarnya Indonesia juga mempunyai pasukan khusus lainnya milik TNI AL, namanya DEN JAKA (Detasemen Jala Mengkara) yang bermarkas di Jakarta dan dipimpin oleh seorang mayor (dikenal dekat dengan Prabowo).
Pasukan ini memiliki kemampuan UDT (Under Water Demolition Team) dan dilatih secara intensif oleh US Navy Seal. Mereka aktif terlibat dalam menangkal masuknya kapal Louisiana Expresso beberapa tahun yang lalu di perairan Timtim. Detasemen ini juga mengadopsi SBS , team pendarat pantai yang handal dari US Navy dan AL Inggris. Mereka biasa melakukan penerjunan malam hari di rig-rig minyak lepas pantai, dengan menggunakan skenario terorisme. Jadi sabotase dibawah laut , penghancuran dan penyerangan dari laut merupakan keunggulan Satuan ini. Perlu diketahui bahwa selain tingkat fisik dan mental yang kuat, intelegensi para perwiranya juga sangat dominan.

About these ads

6 Tanggapan to “Kopassus”

  1. arysumu said

    wow keren !
    saya doa kan semoga peralatan nya dapat terkabul semua

    saya tidak menyangka indonesia mulai memperhatikan kualitas kopasus

    and the last
    smoga pemuda-pemudi Indonesia selalu ada yang sanggup memikul tugas ini

    • suryasajalah said

      amiiin mas arysumu. mari kita jadikan kopassus kembali menjadi pasukan elit yang sangat disegani di dunia dan dapat menjaga keutuhan NKRI. Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya, semoga sukses selalu.

  2. Munif Hamdun said

    SALUT BUAT KOPASSUS !!!,
    YANG TELAH BISA MERAIH PERINGKAT 3 DUNIA SEBAGAI PASUKAN ELIT TERBAIK !!!!.,
    JAUH MENGALAHKAN AMERIKA DAN MALINGSIA.

  3. Adi Sadiwa said

    Bravo Kopassus…
    saya dari Baret Ungu bangga prajurit Baret Merah
    Salam kommando….

  4. Arie said

    LOWONGAN KERJA SECURITY / SATPAM BAGI LULUSAN SD, SMP, STM, SMA, SMK, SMEA, TERBARU

    GOLDEN MILENIUM SECURITY, Bergerak di bidang jasa Pengamanan, yang bekerja sama dengan Mall, Hotel, Apartement, Bank, Rumah Sakit dan gedung perkantoran yang ada di wilayah Jakarta, Bekasi, Depok dan Tanggerang.

    KETENTUAN YANG BERLAKU :

    01. Pengalaman kerja Satpam / Security tidak di Utamakan.
    02. Setelah dinyatakan lulus seleksi oleh Kami, maka calon anggota Satpam / Security langsung mengikuti pelatihan selama 1(satu) minggu dan langsung penempatan kerja.
    03. Selama pelatihan di sediakan Mess (tempat tinggal).
    04. Gaji yang akan diperoleh per bulan setelah bekerja adalah UMR DKI + Lemburan.
    05. Biaya administrasi sebesar Rp. 500.000 (dipotong dari gaji setelah bekerja).
    06. Biaya baju seragam, atribut Satpam / Security, pelatihan dan piagam sebesar Rp. 1.500.000 (dibayarkan di muka pada saat seleksi dengan mendapatkan tanda terima penerimaan kerja, uang akan di kembalikan saat itu juga apabila dalam ujian dinyatakan tidak lulus seleksi penerimaan anggota Satpam / Security).

    PERSYARATAN YANG HARUS DIPENUHI :

    01. Jenis kelamin Pria / Wanita.
    02. Membuat surat lamaran kerja beserta daftar riwayat hidup.
    03. Melampirkan Ijasah foto Copy (setelah bekerja yang asli di lampirkan).
    04. Pas Foto berwarna 4 X 6 sebanyak 4 lembar.
    05. Foto Copy KTP sebanyak 4 lembar.
    06. Foto Copy Surat Keterangan Kelakuan Baik dari kantor Polisi.
    07. Surat Keterangan Sehat dari Dokter / Puskesmas yang asli.
    08. Tinggi badan Pria 170 Cm, Wanita 160 Cm.
    09. Umur Maksimal Pria 38 Th, Wanita 25 Th.
    10. Meterai sebanyak 3 Buah.

    APABILA SEMUA PERSYARATAN DAN KETENTUAN
    TERPENUHI DI JAMIN LANGSUNG BEKERJA

    Lamaran Dapat Di kirimkan
    Melalui Pos ke :

    GOLDEN MILENIUM SECURITY
    Gedung Plasa Lippo (CIMB Niaga) Lt. 5
    Jl. Jend. Sudirman Kav. 25
    Jakarta – 12920

    Atau Lamaran Dapat Di kirimkan
    Melalui Email ke :

    (arie_golden@yahoo.com)

    Untuk Informasi
    Hubungi Sdr. Arie
    Telp : (021) 32228536
    HP : 0855-1029572
    0813-17926502
    (Mohon Maaf Kami Tidak Melayani SMS / Missed Calls)

  5. m.lufti hakim said

    gimana sih cara jadi kopasus????

    >>>>>>>>>>>>>>

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: